Menjadi Luar Biasa dengan Prihatin

Posting ini meng-amini ceramah guru muchad, Prof. Dr. Imam Suprayogo. Sebenarnya apa yang beliau sampaikan hampir sama dengan apa yang muchad posting sebelumnya dengan judul TIRAKAT: Menjadi Lebih Hebat.

Di dalam Islam agar menjadi lebih mulia dianjurkan untuk berpuasa (la’allakum tattaqun). Dengan berpuasa berarti kebiasaan makan di pagi dan siang hari ditiadakan yang berdampak pula pada penghematan (ini bila di malam harinya tidak balas dendam lho). Lantas kenapa Islam menganjurkan berpuasa (dikaitkan dengan segi sosial: prihatin dengan keadaan sekitar)? Kenapa tidak dengan memperbanyak kekayaan seperti yang dilakukan banyak orang saat ini yang berlomba menimbun harta? Atau dengan berburu jabatan?

Apa benar dengan prihatin orang malah jadi mulia? Di sekitar kita tentu teman-teman pernah melihat beberapa orang yang dengan kesederhanaannya dia semakin dihormati dibanding orang kaya.

Pesan muchad: mari hidup sederhana, prihatin..sekalipun rezeki dianugerahkan berlimpah kepada kita (dan memang kita berharap rezeki kita berlimpah ^_^ ) selalu bersyukur pada-NYA.

Facebook comments:

2 Comments

  1. pinjaman tanpa agunan says:

    Berpuasa akan lebih mendekatkan diri kita Sang Pencipta, dan akan lebih memaknai keprihatinan kita. Pak Muchad saya sependapat dengan tulisannya.

Leave a Comment

* Copy this password:

* Type or paste password here: