Jam Berapa Sekarang

Recommended by 91 people
. in Reflection . 2 min read
Recommended by 91 people

Waktu menjadi patokan berbagai aktivitas kita, bila dulu biasanya di jalan kita sering melihat orang yang mengangkat pergelangan tangan dan menatap jam tangannya, kini mungkin sudah jarang. Sekali pun di tangan terlilit jam tangan, tetap saja yang di lihat adalah penunjuk waktu di  handphone atau smartphone. Ya, jam tangan kini lebih mengarah ke aksesori.

Apakah dengan hadirnya smartwatch, bisa mengurangi intensitas kita membuka smartphone? Belum tahu juga ya, karena saat ini di lingkungan kita smartwatch belum cukup populer.

Ada yang indah saat dulu handphone belum semasif saat ini, dan jam tangan menjadi sesuatu yang penting. Jam tangan bisa menjadi pintu untuk berkenalan dengan orang lain, “Mas maaf, jam berapa ya sekarang?”. Itulah kalimat pembuka, setelahnya terserah anda hehe, setelahnya ya bisa jadi kenalan. Kalo sekarang kira-kira kenalan dengan cara itu masih relevan ga ya? Mau coba?!

Kalau dulu, “Mb, jam berapa sekarang?”, kalau sekarang “Ok google, jam berapa sekarang”. Setelah tanya pasti dijawab (asal koneksi internetnya stabil), setelah dijawab ya terserah anda, mau kenalan dengan google? Silakan hehe

Seluruh tulisan ini muchad tulis menggunakan smartphone muchad, oneplus one. Dan sedang di atas bus umum, jalur Jombang – Tuban, yang pastinya bus ekonomi dan dengan jalan yang banyak berlubang serta berliku-liku. Kebetulan juga busnya penuh dan banyak yang berdiri, muchad sih dapat duduk tapi di samping sopir di atasnya mesin hoho. Koneksi internet juga ga stabil, tapi nyatanya bisa juga ni nulis di bus dengan kondisi seperti ini. Enjoy the day



Other stories written by muchad
Recommended stories
Responses
 
Write a response...
Your email address will not be published. Required fields are marked *