Bercerita: Lewat Suara VS Lewat Tulisan

Recommended by 103 people
. in Reflection, Tutorial . 3 min read
Recommended by 103 people

Setiap orang memiliki kesenangannya masing-masing dalam mengungkapkan suatu hal. Ada yang suka langsung bersuara melalui mulutnya, ada juga yang lebih nyaman dengan mengungkapkannya dalam suatu tulisan. Namun untuk bercerita, umumnya lebih senang ya langsung bercerita gitu aja dari mulutnya dibanding harus nulis dulu. Ada sih, yang suka bercerita melalui tulisan, tapi lebih dominan yang bercerita langsung bersuara, iya kan ya?!

 

muchad pun sebenarnya demikian, lebih enak ngomong dari pada ngetik-ngetik gini. Tapi kalo cuma lewat suara, seusai bercerita ya usai sudah, yang tersisa hanya yang tersimpan di memori pendengar kita. Tulisan pun ya akan percuma, bila usai ditulis dibakar hehe, emang ada ya yang kayak gini?

 

Pernah ga menjumpai orang yang kalo bercerita sampai berbusa-busa, tidak habis-habis ceritanya, namun saat diminta menulis, tiada satu kata pun yang bisa tertuang? Banyak kali ya, nulis tu susah-susah gampang, gampang bagi yang mampu dan sudah biasa, dan sangat susah untuk yang belum terbiasa. Untuk memulai sebuah kata saja, mikirnya ke mana-mana hingga akhirnya kertas atau monitor masih kosong, pernah ngalamin kan? hehe.

 

Bagi yang Ingin Menulis

Cara 1

Untuk yang susah menulis, tapi mudah bercerita ada baiknya menggunakan recorder, iya direkam aja ceritanya baru kemudian diketik. Di smartphone sekarang kan mesti tersedia voice recorder, jadi kita mirip-mirip wartawan gitu. Dapat rekaman, baru ditranskrip ke tulisan. Mungkin sebagian kita bilang:”ogah ah, ga telaten”. Ya sih kalau udah malas nulis ya mau gimana lagi. Ini mungkin cara terakhirnya…ikuti cara berikutnya.

muchad_voice.jpg

Voice Record di Android

 

 

Cara 2

Saat ini di smartphone kita tersedia Google Voice. Kita tinggal ngomong dan Google yang akan transkripkan kata-kata kita menjadi tulisan, asyik kan? Silakan dicoba deh, jadi meski kita ngomong sendirian, Google tetap dengarin kita dan asyiknya dia mencatat cerita kita. Suatu saat nanti muchad akan coba menulis (bukan menulis deh, tapi bercerita karena yang nulis Google hehe) sebuah tulisan menggunakan Google Voice. Oya berikut contoh menggunakan Google Voice di Oneplus One milik muchad. Oya muchad biasanya menggunakan Google Keep untuk mencatat.

 

muchad_google_voice.jpg

Speak Now

 

muchad_google_voice2.jpg

Setelah bicara, Google beri opsi pilihan transkripnya

 

muchad_google_voice3.jpg

Tinggal pilih deh

 

Cara 3

Cerita aja ke muchad, kalau ceritanya bagus nanti muchad tulis di sini hehe. Ya, sebagian tulisan di muchad.com adalah berasal dari cerita teman-teman muchad. I am listening… (niru driver Transporter hehe).



Other stories written by muchad
Recommended stories
Responses
 
Write a response...
Your email address will not be published. Required fields are marked *