Berawal dari Konsep

Recommended by 14 people
. in Reflection . 6 min read
Recommended by 14 people

Tidak semua karya yang kita temui di dunia ini berawal dari konsep, ada sebagian yang ditemukan atau diciptakan melalui ketidaksengajaan, misalnya penemuan ban karet (ingat saat SMP baca ensiklopedi hehe). Begitu pula karya-karya muchad, sebagian berawal dari inspirasi yang tiba-tiba datang dan langsung mewujudkannya sebagian lagi memang direncanakan dan di konsep dengan matang. Manakah yang lebih baik? Menurut muchad yang lebih baik ya yang memiliki output dan impact terbaik, karena yang dikonsep dengan baik pun kadang hasilnya tidak sesuai ekspektasi. Terlepas dari proses dan hasil yang terbaik, berkarya itu merupakan sebuah poin yang lebih baik dari pada tidak berkarya, iya kan? hehe. Berkarya tidak harus selalu di bidang yang kita geluti, bila perlu di bidang yang tidak pernah disangka oleh orang lain. Karya muchad yang nyeleneh sih misalnya berkarya: play muchad.

Dalam dunia pemrograman atau coding, muchad seringkali membangun aplikasi dari fenomena yang ada. Misal saat melihat suatu masalah yang masih diselesaikan secara manual dan itu berulang-ulang, muchad tu jadi greget untuk bikin aplikasinya. Misalnya aplikasi BKD (Beban Kinerja Dosen). Pada tahun 2014 muchad melihat para dosen setiap semester berkewajiban mengisi aplikasi BKD yang berbasis MS Access. Nah itu kan aplikasi rutin dan history-nya sangat penting bagi dosen kenapa tidak dibikin aplikasi yang bisa memudahkan user untuk mengisi maupun menampung seluruh history-nya. Akhirnya muchad bikin deh konsep aplikasi iseng nan sederhana untuk mengakomodir itu. Kenapa iseng? Ya karena muchad tidak memiliki kepentingan apa pun terkait aplikasi tersebut, apalagi kewajiban untuk mengisinya hoho. Karena tidak ada value apa pun untuk muchad ya coding-nya ya sebatas konsep aja lalu muchad stop, dan mengerjakan aplikasi-aplikasi lain yang memiliki value untuk muchad yang memang banyak banget dan seringkali hingga muchad tolak karena keterbatasan fisik dan waktu muchad.

bkd2.jpg

Tampilan BKD Online

 

BKD Online (Data uji coba)

BKD Online (Data uji coba)

 

bkd5.jpg

BKD Online on mobile device

 

Nah karena ada beberapa teman yang tertarik dengan konsep aplikasi BKD yang pernah muchad kembangkan berbasis web akhirnya muchad upload deh. Untuk BKD online ini muchad kembangkan menggunakan PHP dan MySQL. Untuk konsep BKD Online yang pernah muchad buat secara iseng bisa di download di link berikut:

Download

Untuk merubah koneksi cukup ubah di file berikut:

File tersebut digunakan saat pemilihan asesor di menu Edit Identitas. Bagi yang ingin dukung pengembangan aplikasi tersebut di git silakan fork muchad.

 

Konsep ala muchad

Untuk membuat konsep, seringkaliĀ  muchad membuat oret-oretan terlebih dahulu di atas kertas, baik desain, mekanisme aplikasi hingga algoritma. Misalnya saat ini muchad mengembangkan aplikasi keuangan untuk memudahkan teman-teman di Bagian Perencanaan dan Bagian Keuangan yang biasanya masih manual menggunakan Excel atau aplikasi dari pemerintah seperti RKAKL dan kawan-kawannya. Setelah mendengar keluhan, kebutuhan dan keinginan klien, muchad membuat konsep seperti ini:

photo_2016-09-15_10-48-59.jpg

Konsep Sivera

 

Biasanya muchad tidak membutuhkan waktu khusus untuk membuat oret-oretan seperti di atas, seringkali malah membuatnya di sela-sela kegiatan misal saat rapat atau saat di ruang tunggu bandara. Nah, hasil dari oret-oretan di atas seperti ini:

Sistem Verifikasi Anggaran

Sistem Verifikasi Anggaran (data uji coba)

 

sivera2.jpg

Sistem Verifikasi Anggaran – Graphic info (data uji coba)

 

sivera3.jpg

Sistem Verifikasi Anggaran on mobile device (data uji coba)

 

Aplikasi yang muchad beri nama Sivera (Sistem Verifikasi Anggaran) ini dapat menampilkan data anggaran beserta realisasi dan statistiknya. Nah data anggaran kan banyak tu, akhirnya muchad kembangkan menggunakan grid sehingga aplikasi tetap cepat dan smooth baik saat ditampilkan maupun saat diedit. Aplikasi ini sudah muchad uji menggunakan data keseluruhan satker (tidak cuma satu lembaga atau unit tapi keseluruhan) dan hasilnya sangat memuaskan, untuk data anggaran seluruh satker yang berjumlah lebih dari 6000 baris beserta proses perhitungannya, aplikasi ini dapat menampilkan kurang dari 3 detik, dan untuk proses live edit dan kalkulasi data yang berubah ke baris lain yang terkait hanya butuh waktu kurang dari 0.1 detik.

Kenapa bisa cepat? Ya, muchad sudah tiga kali membangun dari nol algoritmanya dalam rangka mencapai titik seoptimal mungkin. Proses yang cepat tadi itu pun sudah termasuk mencatat history perubahannya juga, sehingga saat edit anggaran para user tidak saling menyalahkan bila ada perbedaan atau kesalahan. Aplikasi tersebut masih proses, fitur yang akan muchad kembangkan adalah impor data dari aplikasi pemerintah: RKAKL. Bila sudah selesai dan mungkin bila longgar muchad akan tunjukkan seluruh fitur aplikasinya, dan bila ada teman-teman tertarik dengan aplikasi tersebut bisa langsung kontak muchad. Terimakasih, have a nice day and enjoy the day with listening my songs..



Other stories written by muchad
Recommended stories
Responses
 
Write a response...
Your email address will not be published. Required fields are marked *